Apa SIh sebenarnya Makna Qurban bagi umat Islam?
Ibadah Qurban yang dilakukan umat Islam yakni dengan penyembelihan hewan qurban pada setiap 10 Dzulhijjah. Seperti Yayasan Zamrud Madani Almunawaroh Yang Memang Menyelenggarakan Penyembelehan Hewan Qurban setiap Tahunnya.
Apa saja sih Hewan yang Boleh di sembelih Pada Saat Qurban? Jadi, Hewan yang boleh dijadikan untuk Qurban adalah Unta, Sapi, dan Kambing atau Domba.
Tapi apakah ritual ini menjadikan agama Islam tidak berbeda dengan agama-agama lainnya. Bahwa umat Muslim menjadikan hewan-hewan tersebut sebagai persembahan kepada Allah swt.
Ibadah Qurban sama halnya dengan ibadah Haji, bersifat simbolik. Qurban bukanlah sebuah ritual menumpahkan darah untuk mendapatkan pertolongan Allah swt., melalui kematian makhluk lain. Qurban bagi umat Islam adalah ungkapan terima kasih kepada Allah atas limpahan rezeki dengan cara berbagi makanan berharga kepada mereka yag tidak mampu.
Penyembelihan hewan Qurban sebenarnya sudah ada sejak pra-Islam. Bahkan dipraktekkan oelh orang-orang arab kafir dan Yahudi sebagai bentuk persembahan, untuk memperoleh kekayaan dan perlindungan Allah dengan pengorbanan darah.
Islam datang untuk mengubah tradisi tersebut. Penyembelihan Qurban bukan untuk mendamaikan Tuhan yang sedang marah atau untuk menebus dosa-dosa sebagaimana yang diyakini umat Kristen.
Penyembelihan Qurban menurut Islam adalah untuk memadamkan ego dan keinginan pribadi kepada Allah.
Makna Qurban Seperti diceritakan kisah Nabi Ismail dalam Al-Quran surat as-Saffat ayat 102-107.
“Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata: “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab: “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! InsyaAllah, engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.” Ketika keduanya telah berserah diri (kepada Allah) dan dia (Ibrahim) meletakkan pelipis anaknya diatas gundukan (untuk melaksanakan perintah Allah). Kami memanggil dia, “Wahai Ibrahim, sungguh engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Kami menebusnya dengan seekor (hewan) sesembelihan yang besar.”
Hal ini menegaskan bahwa dalam al-Quran, allah tidak pernah menyuruh Ibrahim membunuh (mengorbankan) putranya. Hal ini berbeda dengan apa yang disebut dalam al-Kitab, bahwa Abraham (Ibrahim as) diperintahkan berqurban dengan membunuh putranya. So Makna Qurban memang Tidak Main-main, keberkahan dan Hasil dari kita mengamalkannya merupakan hal yang Wajib Kita syukuri





